Senin, 19 Mei 2008

Binder Istimewa


Warni ingin sekali binder tapi apa daya ibunya yang selalu menjual roti dan susu segar. Pada suatu hari warni melihat temannya yang sedang memamerkan binder - bindernya ada yang gambar power paf girl ada pula gambar winnie the pooh dll ada rasa nyeri di hatinya ternyata katapak guru ada tugas mengecap dengan pola-pola dan warni mendapat ide. Pulang sekolah warni bertemu dengan mak tuminah warni bertanyakepada mak tuminah dengan senang hati, mak boleh aku minta sedikit kertasnya oh tentu boleh warni sudah sampe dari rumah warni langsung mengerjakan pekerjaannya tanpa ganti baju lalu ibu melihat warni yang sedang asyik dengan pekerjaannya kata ibu warni kau sedang apa tapi warni hanya tersenyum memamerkan gigi - giginya ibu menjadi keheranan ibu warni lagi membuat binder. Ibu menjadi bangga kepada warni ibu langsung mengambil foto untuk di pajang di tengah binder warni memamerkan binder nya kepada teman - temannya warni menamai binder itu binder istimewa.

Diambil dari buku cerita binder istimewa

ASN

Sabtu, 17 Mei 2008

Ani dan pohon beringin


Ani sebagai penjual gorengan dia tak punya uang untuk biaya sekolahnya dia ingin sekali sekolah tapi apa daya ibunya yang setiap hari jual gorengan. Pada suatu hari ani berjualan gorengan lagi tiba-tiba hujan datang ani segera berteduh di pohon beringin lalu ani kedinginan, pohon beringin segera menghangatkannya kata pohon beringin hai gadis cilik namamu siapa namaku ani, tiba-tiba ada seorang lelaki lalu dia mendekati ani. Kata lelaki itu hai gadis cilik kamu jual apa ada tahu tempe dan pisang goreng, boleh saya ambil makanan mu itu saya sangat kelaparan, tapi om harus bayar tidak usah om tak mau bayar pokoknya om harus makan tiba -tiba ani harus kabur dari tempat itu kata pohon beringin dan ani langsung berlari dari tempat itu.

Diambil dari buku selimut kunang-kunang

ASN